Busyet! Inilah Festival Yang Sangat Mengerikan Di Dunia

Festival adalah sebuah acara yang biasanya diadakan dengan “meriah” dalam rangka memperingati suatu hal semisal peringatan hari bersejarah, pesta rakyat, maupun peristiwa-peristiwa penting lainnya.

Pada hakikatnya pula, festival yang akan diadakan dapat melibatkan begitu banyak pengunjung atau keramaian orang untuk sekedar menonton atraksi disana bahkan ada juga yang turut serta dalam festival tersebut.

Berbagai atraksi dapat diperlihatkan atau ditonton oleh pengunjung yang berada disuatu acara festival, baik atraksi konyol maupun atraksi yang logis. Namun, pada nyatanya pula atraksi-atraksi yang banyak ditunjukan di acara festival lebih dominan terhadap hal-hal konyol maupun tak masuk akal, yang mana dipercaya agar tampak unik, mengesankan, atau bahkan dipercayai dapat menuai “kebaikan” untuk orang itu sendiri, termasuk peserta atraksi.

Nah, pada artikel kali ini, saya akan memperlihatkan beberapa festival yang sangat mengerikan. Mau taukan? Silahkan melanjutkan bacaan dibawah ini:

1) Festival Menyelam di Danau Baikal

Ini merupakan salah satu festival yang sangat mengerikan didunia pertama versi penulis. Mengapa demikian? Tentunya, sebab festival menyelam ini dilakukan dikedalaman danau yang mencapai 1.642 m dengan suhu rata-rata 19 ° C (-2 ° F).

Festival menyelam ini, sering dilakukan para divinglovers asal Rusia untuk menunjukan ketangguhannya masing-masing. Tidak hanya harus menyelam hingga mencapai kedalaman 1.642 m dengan rata-rata suhu 19 ° C (-2 ° F) saja, mereka (para peserta) juga diwajibkan membawa sebatang pohon untuk ditanam pada dasar laut/danau tersebut. Danau Baikal adalah lokasinya, yang mana dikenal sangat memiliki suhu ekstrim/amat dingin didunia.

2) Festival Banteng di Spanyol

Festival banteng di Spanyol juga merupakan salah satu festival yang cukup mengerikan dan bahkan tergolong sangat berbahaya untuk dilakukan oleh kebanyakan orang. Festival yang dikenal dengan sebutan “San Fermin” ini telah ada sejak tahun 1911 hingga sekarang yang mana dilaksanakan setiap tanggal 6 s/d 14 Juli di kota Pamplona, Spanyol.

Festival ini sendiri diselenggarakan untuk menghormati Saint Fermin yang notabene-nya adalah seorang Uskup dari kota Pamplona. Disini, banyak para pemuda-pemuda yang sangat antusias untuk mengikuti festival tersebut dengan dalih ingin menguji keberaniannya. Tercatat, festival yang sudah diadakan sejak tahun 1911 ini telah banyak menyederai para peserta dan bahkan sampai mengalami kematian. Data yang berhasil terhimpun dari sejumlah sumber mencatat, ada sekitar 15 orang peserta tewas dan 50 mengalami cedera serius akibat diseruduk banteng.

3) Festival Onbashira

Festival mengerikan selanjutnya adalah Festival Onbashira dimana akan dilakukan oleh warga Jepang setiap enam tahun sekali dan terdiri dari dua segmen berbeda yaitu Yamadashi yang akan berlangsung di bulan April sedangkan Satobiki jatuh pada bulan Mei.

Festival ini bertujuan untuk menghormati kuil-kuil suci besar yang terdapat di area Suwa Taisha, Jepang. Dengan menggunakan enam belas potong kayu besar yang diambil dari pepohonan cemara, seluruh peserta akan mulai menaiki kayu tersebut sembari menuruni pegunungan lalu diseret beramai-ramai terhadap peserta lainnya yang berada dibawah (tidak naik kayu) untuk melintasi kuil-kuil besar nan suci disana.

Walau terbilang berbahaya dan dapat menimbulkan kematian terhadap para peserta, namun, warga Jepang mempercayai bahwasannya cedera maupun kematian yang dialami peserta akan sangat “terhormat” dan dipercayai pula bilamana orang-orang yang mengalami kematian akan sangat “suci” layaknya kuil-kuil suci disana.

4) Festival Yanshui

Festival yang satu ini dikenal cukup “meriah” layaknya seperti pergantian tahun baru dimana kita dapat menyaksikan secara langsung perayaan yang sangat umum dilakukan dengan menggunakan kembang api. Walau tebilang cukup meriah, namun festival Yanshui juga dikenal sangat mengerikan nan menakutkan. Mengapa saya berkata demikian? Tentu, festival ini akan mengaitkan banyak peserta yang akan diserang oleh sejumlah kembang api secara langsung dihadapanya.

Walaupun para peserta akan menggunakan syal, helm, dan pakaian panjang untuk menutupi tubuhnya dari percikan api yang berasal dari semburan kembang api tersebut, namun tetap saja berbahaya dan dapat melukai para peserta disana. Dipercayai pula, para peserta akan dapat membuang sial, mengusir roh-roh jahat serta menjauhkan wabah penyakit terhadap peserta festival itu sendiri.

5) Festival Takanakuy

Festival Takanakuy adalah salah satu festival yang juga dikenal sangat berbahaya dan mengerikan yang ada dari dahulu hingga sekarang. Festival satu ini pada umumnya akan diselenggarakan setiap tanggal 25 Desember (tepat hari natal) oleh penduduk yang bertempat tinggal di Chumbivilcas, Peru.

Para peserta festival diwajibkan untuk mengenakan pakaian tradisional Peru yaitu Andes dimana kemudian para peserta akan bertindak “anarkis” terhadap peserta lainnya. Dengan cara menendang maupun menjotos, terkecuali menggigit serta menjambak rambut, festival ini akan berlangsung secara meriah dan diyakini pula hal ini akan menyalurkan rasa dendam, menyelesaikan konflik, dan menampilkan kedewasaan diri diantara para peserta tersebut. Walau terbilang berbahaya sekaligus mengerikan, namun festival ini hampir tiap tahunnya terselenggara dan menarik banyak peminat peserta untuk mengikutinya.

6) Festival El Colacho

Di Spanyol tidak hanya ada festival Banteng saja melainkan juga ada suatu festival yang dinamai El Colacho atau “melompati bayi”. Hal ini telah dilakukan bangsa Spanyol sejak tahun 1620 hingga sekarang ini dalam rangka memperingati hari Raya Katolik Corpus Christi di kawasan Burgos. Tidak hanya itu saja, festival ini sengaja diadakan untuk mengenang hari kelahiran, menghindari gangguan roh halus, serta membersihkan dosa orangtua “si pemilik bayi” yang dideretkan tersebut.

Walau terbilang cukup mengerikan bilamana orang-orang yang mengenakan “pakaian kuning-merah” tersebut tak dapat melompati bayi, namun festival yang sangat syarat tradisi ini tetap digelar dan dipercayai akan membawa berkah sendiri terhadap para peserta festival itu, termasuk bayi dengan orangtuanya.

7) Festival Takeuchi

Festival yang tak kalah mengerikan selanjutnya yakni Takeuchi dimana ini dilakukan dinegara Jepang setiap tahunnya bertepatan tanggal 15 Februari atau sesudah pelaksanaan hari kasih sayang sedunia (Valentine). Dengan pembagian tim dimasing-masing kubu yaitu Utara dan Selatan lalu menerapkan cara dalam penggunaan sebatang bambu panjang yang akan dipukulkan terhadap kubu lawan. Diantara itu, kobaran api yang berada di tengah-tengah festival akan menambah kemeriahan acara serta menambah rasa cemas disetiap kubu yang berperang.

Festival ini menerapkan 3 ronde permainan dan semisal kubu Utara memenangkan pertandingan, maka diyakani bakal ada panen besar-besaran serta bilamana kubu Selatan memenanginya, maka harga beras akan naik dipasaran. Walaupun festival ini tercatat belum pernah menelan korban tewas namun korban akibat cedera ringan maupun berat sudah banyak berjatuhan di festival tersebut.

Nah, itulah sejumlah festival yang sedang diperdebatkan karena resikonya sangat mengerikan dan dapat membahayakan jiwa peserta itu sendiri bahkan para penontonnya juga demikian. Namun, karena adanya keyakinan serta kepercayaan dimasing-masing negara, sejumlah festival tersebut masih terselenggara hingga kini. Nah, Adakah diantara dirimu yang terkesan untuk mengikuti salah satu festival tersebut?