Mengerikan! Inilah Temuan Fosil Buaya Serupa T-rex di Madagaskar

Tim ilmuwan asal Italia dan Perancis, baru-baru ini dibuat tercengang dengan penemuan fosil buaya raksasa serupa T-rex atau Tyrannosaurus rex yang memiliki gigi bergerigi di Madagaskar, Afrika. Sejumlah bagian tengkorak, berhasil mereka identifikasi kebenarannya itu merupakan potongan fosil buaya jenis T-rex. Ini sekaligus membuktikan bahwa buaya tersebut adalah predator terganas di muka bumi semasa periode Jurasik Tengah, bukanlah dinosaurus.

Hal itu terungkap pada jurnal PeerJ yang dicetus oleh beberapa orang ahli bernama Cristiano Dal Sasso, Simone Maganuco, dkk. Dilansir dari laman Cnn.com, buaya yang dikenal dengan genus Razanandrongobe sakalavae atau Razana ini memiliki panjang hingga 23 kaki dengan berat berkisar diantara 1.760 – 2.200 kg. Razana juga memiliki otot yang kuat, rahang besar dan gigi bergerigi untuk mengunyah jaringan keras, seperti tulang serta tendon dari setiap mangsanya.

“Mengingat temuan tersebut, buaya raksasa ini dianggap sebagai predator hidup yang berada di puncak rantai makanan dalam ekosistem di Madagaskar sejak 170 juta tahun silam, selama periode Jurasik Tengah. Namun, periode ini belum terdokumentasi pada catatan fosil,” ungkap periset.

Sebenarnya, para ahli paleontologi ini sempat mengumpulkan berbagai potong fosil buaya T-rex di tahun 2016 lalu, sebelum menemukan beberapa fosil terbaru seperti tengkorak tulang dan gigi bergerigi tersebut. Mereka juga mengaku belum saatnya untuk mengedarkan informasi ini di hadapan publik umum karena tidak lengkapnya bagian fosil lainnya. Hal ini juga diakibatkan lantaran adanya kemiripan diantara buaya dan dinosaurus jenis T-rex.

Akan tetapi kini, berkat penemuan baru dari beberapa fosil tersebut, mereka mengklarifikasikan bahwa buaya Razana itu memang benar termasuk T-rex. Klarifikasi yang mereka lakukan ini dibuktikan lewat sejumlah persamaan T-rex seperti lubang hidung menghadap ke depan moncong, pembentukan tipis yang terlihat pada bagian atas-bawah rahang, serta gigi samping kanan-kiri yang lebar bergerigi.

Namun, predator raksasa satu ini tidak seperti buaya modern pada umumnya dan bahkan tidak sama dengan dinosaurus T-rex karena Razana mempunyai struktur jenjang kaki yang lebih kuat dan juga gigi yang bergerigi di bagian depan dimana itu berguna untuk menguliti setiap mangsa sehingga bisa memakan tulang dan tendonnya.

Dengan ini para ahli percaya bahwa Razana adalah binatang ganas, pembunuh ulung dari hampir setiap makhluk yang hidup di jaman Jurasik Tengah, meski buaya itu bukanlah yang tangguh dalam berlari.

“Buaya Razana dapat berenang lincah menyeberangi sungai, dan bisa berjalan diatas tanah dengan kondisi kering. Walau tidak akan berlari kencang saat berada diatas tanah.” kata Cristiano Dal Sasso.

Razana merupakan satu jenis buaya yang cukup unik serta juga tercatat sebagai tertua dan terbesar dari genus lainnya layaknya buaya yang pernah ada di 42 juta tahun lalu yakni subordo crocodylomorphs atau disebut Notosuchia.

Gambar menunjukkan salah satu contoh fosil awal periode Jurasik Tengah, dalam peningkatan ukuran besar tubuh dari evolusioner tiap kelompok buaya T-rex.

“Jenis buaya prasejarah dari Zaman Cretaceous (Zaman Kapur) bahkan kalah tua dengan Razana. Predator raksasa itu memiliki kekuatan luar biasa yang bahkan mampu mengalahkan dinosaurus theropoda yang berada di puncak rantai makanan,” jelas Dal Sasso. Ia juga menjelaskan hipotesis bahwa binatang jenis kadal itu mampu memangsa dinosaurus di masa tersebut.

“Mereka hidup di posisi geografis yang sama dengan dinosaurus pada saat itu di Madagaskar. Posisi pulau itu yang terisolasi oleh lautan, juga menunjukkan kemungkinan bahwa Razana memiliki garis keturunan endemik,” ungkap Simone Maganuco melengkapi pernyataan rekannya itu.

 

Attachment

admin

Seorang penulis blog yang sedang belajar meningkatkan kualitas konten sebaik mungkin untuk dipersembahkan terhadap pembaca setia Utahlotusmuseum.

Saya orang yang supel, gak suka digauli tetapi suka menggauli :) Salam dua jempol adalah predikat saya. Makan jadi gendut, gak makan jadi kurus (dua hal yang tidak saya inginkan).